Rencana APBK Aceh Selatan 2010 dipastikan defisit lagi dengan angka nominal sebesar Rp17,1 miliar. Namun lebih kecil dari APBK tahun sebelumnya sebesar Rp20 miliar.
Kepastian jumlah anggaran pada tahun berjalan itu, dikemukakan Bupati Aceh Selatan Husin Yusuf di depan anggota DPRK setempat yang memulai pembahasan RAPBK 2010 pada sidang paripurna I RAPBK di Gedung DPRK Tapaktuan, Senin (22/2).
Berkaitan dengan minimnya anggaran Aceh Selatan tahun 2010, bupati dengan tegas menyampaikan kepada lebih dari 6.000-an PNS di jajaran Pemkab bahwa mereka hanya akan menerima tunjangan prestasi (TC) selama enam bulan.
Padahal ketika anggaran daerah normal dan dengan adanya keberanian bupati dalam menjalankan kebijakan, maka TC itu dapat dibayarkan selama setahun sebagaimana tahun sebelumnya.
Menurut bupati, terpangkasnya TC selama enam bulan bagi sejumlah 6.309 PNS merupakan dampak dari adanya rencana pengangkatan CPNS baru sepanjang 2010 yang berjumlah sebanyak 935 orang.
Di sisi lain, demikian bupati, dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat hanya sebesar Rp952.220.020, sehingga beban anggaran semakin berat.
"Namun demikian, jika dalam tahun berjalan tersedia dana untuk menutupi kekurangan TC tersebut, akan kita plot kembali pada APBK-P tahun 2010," kata Husin Yusuf. Bupati menguraikan pendapatan daerah sebesar Rp424,5 miliar, belanja daerah Rp441,6 miliar, berarti defisit sebesar Rp17,1 miliar.
Menurutnya, penerimaan Rp18,3 miliar dan pengeluaran Rp1,1 miliar sehingga netto Rp17,1 M. Pembiayan netto sebesar Rp17,1 M merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan, yang digunakan untuk menutupi defisit APBK 2010. (m)
Sumber: Harian Analisa
Kepastian jumlah anggaran pada tahun berjalan itu, dikemukakan Bupati Aceh Selatan Husin Yusuf di depan anggota DPRK setempat yang memulai pembahasan RAPBK 2010 pada sidang paripurna I RAPBK di Gedung DPRK Tapaktuan, Senin (22/2).
Berkaitan dengan minimnya anggaran Aceh Selatan tahun 2010, bupati dengan tegas menyampaikan kepada lebih dari 6.000-an PNS di jajaran Pemkab bahwa mereka hanya akan menerima tunjangan prestasi (TC) selama enam bulan.
Padahal ketika anggaran daerah normal dan dengan adanya keberanian bupati dalam menjalankan kebijakan, maka TC itu dapat dibayarkan selama setahun sebagaimana tahun sebelumnya.
Menurut bupati, terpangkasnya TC selama enam bulan bagi sejumlah 6.309 PNS merupakan dampak dari adanya rencana pengangkatan CPNS baru sepanjang 2010 yang berjumlah sebanyak 935 orang.
Di sisi lain, demikian bupati, dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat hanya sebesar Rp952.220.020, sehingga beban anggaran semakin berat.
"Namun demikian, jika dalam tahun berjalan tersedia dana untuk menutupi kekurangan TC tersebut, akan kita plot kembali pada APBK-P tahun 2010," kata Husin Yusuf. Bupati menguraikan pendapatan daerah sebesar Rp424,5 miliar, belanja daerah Rp441,6 miliar, berarti defisit sebesar Rp17,1 miliar.
Menurutnya, penerimaan Rp18,3 miliar dan pengeluaran Rp1,1 miliar sehingga netto Rp17,1 M. Pembiayan netto sebesar Rp17,1 M merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan, yang digunakan untuk menutupi defisit APBK 2010. (m)
Sumber: Harian Analisa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar