Hasil Ujian Nasional (UN) 2008 yang diumumkan, Sabtu (14/6) menyatakan 30 persen dari 1.132 siswa SMA/MA di Aceh Selatan tidak lulus.
Kepala Dinas Dikpora Aceh Selatan DrsH.Syamsulijar kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/6) mengatakan, persentase kelulusan UN 2008 ini lebih rendah dibanding tahun ajaran sebelumnya.
Hal ini disebabkan antara lain tingkat kemampuan siswa dalam menjawab soal-soal rendah dan kemungkinan ada peserta yang tidak mengikuti UN akibat sakit dan lain sebagainya.
“Kita tidak bisa memungkiri hasil UN tahun ini rendah antara lain disebabkan faktor kemampuan siswa dan ada kesalahan teknis. Masalah ini akan dievaluasi,” kata Syamsulijar.
Diakui ada salah satu jurusan di SMA Trumon, yakni jurusan IPS yang tidak menghasilkan lulusan atau nol persen.
Hal itu sangat ironis bila dibandingkan dengan SMA lain di kabupaen itu yang tingkat kelulusannya seratus persen. Salah satu SMA yang persentase kelulusannya mencapai 100 persen adalah SMA Unggul Tapaktuan.
Berkaitan dengan penyelenggaran UN 2008 ini, Dinas Dikpora Aceh Selatan juga mengumumkan tentang nilai UN secara murni berdasarkan kategori klasifikasi.
Masing-masing untuk mata pelajaran pokok adalah C dan standar deviasi 5,19, nilai rata-rata 38,90, nilai terendah 23,40 dan nilai tertinggi 51,85.
Khusus tingkat kelulusan jurusan IPS SMAN 1 Trumon dengan jumlah siswa 48 orang tidak ada yang lulus atau nol persen membuat Wabup Aceh Selatan Daska Aziz prihatin.
“Kita tentu sangat prihatin atas capaian persentase yang rendah tersebut termasuk juga terhadap sekolah yang nol persen,” katanya.
Secara rinci disebutkan, siswa tingkat SMA/MA di seluruh Aceh Selatan dari jurusan IPA 1.338 yang tidak lulus mencapai 311 siswa atau 23,244 persen, jurusan IPS dari jumlah siswa 1.587 yang mengikuti ujian yang tidak lulus mencapai 499 atau 31,44 persen. Sedangkan SMK mengikuti ujian 207 orang, tidak lulus 77 orang atau 37,198 persen.
Sumber: Harian analisa
Kepala Dinas Dikpora Aceh Selatan DrsH.Syamsulijar kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/6) mengatakan, persentase kelulusan UN 2008 ini lebih rendah dibanding tahun ajaran sebelumnya.
Hal ini disebabkan antara lain tingkat kemampuan siswa dalam menjawab soal-soal rendah dan kemungkinan ada peserta yang tidak mengikuti UN akibat sakit dan lain sebagainya.
“Kita tidak bisa memungkiri hasil UN tahun ini rendah antara lain disebabkan faktor kemampuan siswa dan ada kesalahan teknis. Masalah ini akan dievaluasi,” kata Syamsulijar.
Diakui ada salah satu jurusan di SMA Trumon, yakni jurusan IPS yang tidak menghasilkan lulusan atau nol persen.
Hal itu sangat ironis bila dibandingkan dengan SMA lain di kabupaen itu yang tingkat kelulusannya seratus persen. Salah satu SMA yang persentase kelulusannya mencapai 100 persen adalah SMA Unggul Tapaktuan.
Berkaitan dengan penyelenggaran UN 2008 ini, Dinas Dikpora Aceh Selatan juga mengumumkan tentang nilai UN secara murni berdasarkan kategori klasifikasi.
Masing-masing untuk mata pelajaran pokok adalah C dan standar deviasi 5,19, nilai rata-rata 38,90, nilai terendah 23,40 dan nilai tertinggi 51,85.
Khusus tingkat kelulusan jurusan IPS SMAN 1 Trumon dengan jumlah siswa 48 orang tidak ada yang lulus atau nol persen membuat Wabup Aceh Selatan Daska Aziz prihatin.
“Kita tentu sangat prihatin atas capaian persentase yang rendah tersebut termasuk juga terhadap sekolah yang nol persen,” katanya.
Secara rinci disebutkan, siswa tingkat SMA/MA di seluruh Aceh Selatan dari jurusan IPA 1.338 yang tidak lulus mencapai 311 siswa atau 23,244 persen, jurusan IPS dari jumlah siswa 1.587 yang mengikuti ujian yang tidak lulus mencapai 499 atau 31,44 persen. Sedangkan SMK mengikuti ujian 207 orang, tidak lulus 77 orang atau 37,198 persen.
Sumber: Harian analisa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar